Jumat, 22 Maret 2013

Politisi PAN Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ke Aparat Desa

Achmad Rubaie, SH, MH., anggota DPR RI Dapil XI Madura, Jawa Timur melakukan sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara kepada puluhan aparatur desa, di Desa Larangan, Pamekasan, Madura, Rabu (20/03). (Liputanwinda/M. Kholil)
Pamekasan - Achmad Rubaie, SH, MH., anggota DPR RI Dapil XI Madura, Jawa Timur melakukan sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara kepada aparatur desa. Sejumlah Aparat Desa se-Kecamatan Larangan Pamekasan itu, tampak serius mengikuti sosialisasi 4 pilar itu dalam rangka memperkuat rasa nasionalisme dan jiwa kebangsaan.

Achmad Rubaie yang juga tim Sosialisasi 4 Pilar usai dalam pidato pembukaannya, mengingatkan pentingnya sosialisasi empat pilar kebangsaan dan bernegara itu. Sebab semua anak bangsa harus memahami pentingnya landasan ini, agar keutuhan NKRI tetap terjaga dan melaksanakan amanat UUD 1945.

"4 Pilar ini adalah benteng pertahanan negara agar persatuan dan kesatuan tercipta," kata pria yang biasa disapa Rubaie, di desa Lancar, Pamekasan, Rabu lalu (20/3).

Politisi asal Partai Amanat Nasional (PAN) ini menerangkan, kalau aparat desa sudah memahami makna Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Namun dirinya masih khawatir kalau generasi setelah ini, belum memahami pentingnnya 4 pilar ini dalam menghadapi tantangan hedonisme, kapitalisme dan materialisme.

"Generasi muda yang akan datang juga harus memahami 4 pilar kehidupan kebangsaan dan bernegara. Bukan hanya kita saja yang paham," kata Rubaie disambut tepuk tangan aparat kepala desa.

Sementara itu, Kepala Desa Lancar, Moh. Zainal  mengatakan, pihaknya sangat senang ada perwakilan DPR/MPR RI yang bersedia turun ke masyarakat untuk menyerap aspirasi tentang problematika hidup masyarakat secara langsung. Serta berdialog dan mau menjelaskan tentang pentingnnya Pancasila-UUD 1945-NKRI-Bhinneka Tunggal Ika.

Selain itu dalam acara ada masukan dari Siri M. Santoso, Kasi Pemerintahan Kecamatan Larangan. Salah seorang aparat desa ini mengatakan, kalau dulu ada lembaga yang bertugas mensosialissikan P4. "Sekarang bagaimana caranya bisa terdapat lembaga yang mensosialisasikan 4P (empat Pilar) agar bisa mencintai bangsa dan negaranya," tanyanya.

Rubaie langsung menjawab, kalau besok lembaga  yang bertugas mensosialisasikan empat pilar sesungguhnya datangnya dari aspirasi masyarakat sendiri. Katanya, khususnya kalau di Desa Larangan, harus aparat desa Desa Larangan sendiri yang mensosialisasikan.

Sebelumnya, acara ini diawali penyerahan cendera mata berupa plakat dari MPR-RI kepada Kasi Pemerintahan Kecamatan Larangan, Siri M. Santoso. (rud)

Tidak ada komentar: