Selasa, 16 Oktober 2012

Ikuti Sukses Jokowi, Gerindra Jateng Lirik PDIP

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) memulai masa kerja pertamanya dengan mengunjungi pemukiman padat penduduk di Pademangan, Jakarta, Selasa (16/10). ANTARA/Dhoni Setiawan
Liputanwinda (Semarang ) - Partai Gerindra Jawa Tengah ingin berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Tengah dalam menghadapi pemilihan gubernur Jawa Tengah 26 Mei 2013. Partai Gerindra seolah ingin dalam kompetisi pemilihan gubernur/wakil gubernur Jawa Tengah bisa menang seperti dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Partai Gerindra Jawa Tengah Wasiman menyatakan partainya sudah beberapa kali menjalin komunikasi dengan para fungsionaris PDIP untuk mewujudkan koalisi itu. “Gerindra ingin bersama-sama PDIP Jawa Tengah mengusung calon gubernur/wakil gubernur Jawa Tengah,” kata Wasiman, Selasa, 16 Oktober 2012.

Tapi, menurut Wasiman, jika PDIP tak mau berkoalisi, Gerindra tidak akan memaksa. “Kalau PDIP enggak mau ya kita cari jalan lain,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jawa Tengah itu.

Keinginan Gerindra berkoalisi dengan PDIP itu memang sudah diwujudkan dalam berbagai sikap. Misalnya, Gerindra juga sudah mendaftarkan Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah, Abdul Wachid, dalam pendaftaran calon gubernur/wakil gubernur yang digelar PDIP Jawa Tengah.

Abdul Wachid didaftarkan sebagai calon wakil gubernur Jawa Tengah dengan harapan bisa mendampingi calon gubernur yang diusung PDIP. Kini, kata Wasiman, mau tak mau Partai Gerindra harus menunggu hasil keputusan pengurus pusat PDIP. “Kita tunggu rekomendasi DPP PDIP jatuh ke calon gubernur dan wakil gubernur siapa,” kata Wasiman.

Dalam penjaringan di DPD PDIP Jawa Tengah ada 20 pendaftar yang berminat menjadi calon gubernur/wakil gubernur di partai berlambang banteng moncong putih ini. Mereka di antaranya Rustriningsih (wakil gubernur Jawa Tengah), Ganjar Pranowo (DPR), Garin Nugroho (sutradara), Rahmulyo (Ketua Komisi Informasi Jawa Tengah), Don Murdoko (Bupati Sumedang) dan lain-lain.

Wakil Ketua PDIP Jawa Tengah Sriyuningsih menyatakan pengurus di daerah tak berwenang untuk memutuskan ihwal koalisi dalam menghadapi pemilihan gubernur Jawa Tengah. “Yang punya wewenang adalah pengurus DPP PDIP,” kata Nuniek.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Jawa Tengah ini menyatakan jika Gerindra ingin koalisi dengan PDIP maka dipersilakan komunikasi dengan pengurus pusat PDIP. “Kita di daerah tinggal menerima saja apa yang diramu di tingkat DPP,” kata Nuniek. (tempo)

Tidak ada komentar: