Selasa, 23 September 2014

KRS Usulkan Tiga Tokoh Muda Sebagai Cawabup

Badrut Taman. (Liputanwinda/Istimewa)
Liputanwinda (Sumenep)Konvensi Rakyat Sumenep (KRS) menjelang Pilkada Sumenep 2015-2020 akan menjaring, menyeleksi dan mengusung Bakal Calon Bupati (bacabup) Independen. Untuk cabup dipilih melalui Konvensi dan sementara penentuan Bakal Calon Wakil Bupati (bacawabup) ditunjuk dan ditentukan oleh tim seleksi dan internal organisasi KRS.

Hal ini disampaikan Akis Murtadlo, Sekretaris Konvensi Rakyat Sumenep (KRS) melalui rilisnya, Selasa, (23/09/14). Posisi bacawabup sengaja dipilih oleh internal organisasi, karena jaringan dan persyaratan pencalonan dipersiapkan KRS. Ada tiga nama yang diusulkan KRS sebagai bacawabup, diantaranya Badrut Tamam (Anggota DPRD Jatim), Thoha Shamadi (Mantan Ketua KPU Sumenep dua periode/Tokoh Muda) dan muncul dari internal KRS, Syafrudin Budiman (Politisi/Intelektual Muda).

Bali Sabet World Best Destination

Wagub Bali, I Ketut Sudikerta (empat dari kanan) saat menerima plakat penghargaan World Best Destination. (puji sukiswanti/sindonews.com)
Liputanwinda (Denpasar) - Bali menyabet penghargaan World Best Destination dari Travel Leasure New York. Penghargaan ini diterima Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Indonesia tiga bulan yang lalu. 

"Kriteria apa yang menjadikan Bali dapat predikat World Best Destination, saya tidak tahu," tandas Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Bali, Ngurah Wijaya, usai menyerahkan penghargaan tersebut kepada Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta, di Denpasar, Selasa (23/9/2014)

Aktivis HMI Cabang Bolmog Harap Anas Dibebaskan

Anas Urbaningrum, Ketua Umum DPP Partai Demokrat berbaju coklat bersama awak media mengacungkan jempol tanda Selamat Hari Pers Nasional di Kantor PWI Jawa Timur, Jl. Taman Apsari, Surabaya, Rabu (20/2). (Liputanwinda/F. Suud)
Liputanwinda (Manado) - Ketua Umum HMI cabang Bolmong Raya Eko Paputungan menyatakan, tidak terbuktinya Anas Urbaningrum dalam dugaan kasus korupsi Hambalang, membuktikan tidak bersalahnya Anas dalam kasus itu. 

“HMI Bolmong Raya berharap Bang Anas dibebaskan dari berbagai tuduhan,” kata Eko, kepada wartawan, Selasa (23/9/2014).

Tabrakan di Suramadu, Pengemudi Honda Jazz Tewas

Mobil Honda Jazz yang terlibat tabrakan di Suramadu (foto:Syaiful/Okezone)
Liputanwinda (Bangkalan) - Tabrakan beruntun di tolgate Jembatan Suramadu sisi Madura, Kabupaten Bangkalan, mengakibatkan seorang pengemudi mobil Honda Jazz tewas di lokasi. 
Korban yang diketahui bernama Samsul Arifin, warga asal Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, itu mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Mobil korban tergenjet antara dum truk dan truk fuso.

Mobil Honda Jazz bernopol N 1568 GU berwarna pink tersebut ringsek hingga tidak berbentuk. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi. Selain korban tewas, tabrakan juga membuat sopir truk luka parah.

Antrean Kendaraan di Suramadu Capai 1 Kilometer

(Istimewa)
Liputanwinda (Bangkalan) - Antrean kendaraan bermotor di Jembatan Suramadu, sisi Madura, Sabtu petang, mencapai 1 kilometer dan petugas terpaksa menambah loket untuk mengurai antrean kendaraan arus balik itu. Untuk roda dua, antrean sekitar 700 meter, sedangkan roda empat mencapai 1 kilometer lebih.

"Kepadatan arus lalu lintas sejak tadi sore, karena pemudik yang hendak melakukan balik Lebaran memang banyak pada pagi dan sore hari," kata Kepala Sif Gerbang Tol Suramadu Arif hermawan di Bangkalan, Sabtu (2/8/2014).

Kecelakaan Beruntun, Suramadu Ditutup

Kecelakaan beruntun. (beritajatim)
Liputanwinda (Bangkalan) - Proses evakuasi bangkai lima mobil yang mengalami tabrakan beruntun membuat jalur Suramadu terganggu. Pantauan di lapangan, dua bis mini rusak, dua truk terguling dan mobil Honda jazz warna pink dalam kondisi hancur.

"Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas dari Madura menuju Surabaya atau sebaliknya ditutup mas, karena bangkai mobil berada tepat di pintu masuk tol," terang Sugeng salah satu pengendara mobil yang hendak melintas di Jembatan Suramadu, Selasa (23/9/2014).

SK Pimpinan DPRD DKI Turun 4 Oktober

Anggota DPRD DKI Jakarta saat diambil sumpahnya (Foto: Antara)
Liputanwinda (Jakarta) - Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri terkait pengangkatan pimpinan DPRD DKI hingga kini belum diterbitkan. Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Dodi Riyadmadji menjelaskan, hal itu disebabkan ada beberapa tahapan yang harus dilakukan terhadap surat permohonan yang diajukan oleh DPRD DKI.
 
"Suratnya sudah dikerjakan kemarin. Paling lama biasanya kalau sesuai prosedur 12 hari," kata Dodi saat dihubungi wartawan, Selasa (23/9/2014).